My Kampung Pura Bojonggede, Bogor

dedicated to our village

Barcelona Kalah 2-3 dari Bayern Muenchen

lionel-messiBarcelona tumbang 2-3 dari Bayern Muenchen leg kedua babak semifinal Liga Champions di Allianz Arena, Rabu (13/5/2015). Meski kalah, Barcelona tetap berhak lolos ke babak final berkat keunggulan agregat 5-3.

Bayern Muenchen membuka peluang mereka untuk melaju ke babak final ketika pertandingan baru berjalan tujuh menit. Sundulan Mehdi Benatia menyambut tendangan penjuru Xabi Alonso gagal ditepis secara maksimal oleh Marc Andre ter Stegen di bawah mistar gawang.

Keunggulan Bayern tidak bertahan lama. Delapan menit berselang Barcelona mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui Neymar. Gol ini tercipta melalui kerjasama apik antara Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar. Berawal dari umpan terobosan Messi kepada Suarez.

Penyerang asal Uruguay itu sukses menerima bola di dalam kotak penalti lalu menciptakan situasi satu lawan satu dengan penjaga gawang Manuel Neuer. Suarez tidak melepaskan tendangan atau berusah amelewati Neuer. Suarez kemudian memberikan umpan datar ke kiri, tempat Neymar tak terjaga. Neymar kemudian meneruskan umpan Suarez melalui sontekan pelan ke arah gawang kosong.

Trio Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar kembali menunjukkan kehebatan mereka pada menit ke-29. Aksi ketiganya sukses membalikkan kedudukan menjadi 2-1 untuk Barcelona. Berawal dari sundulan Messi di tengah lapangan menyambut tendangan jauh Marc-Andre ter Stegen.

Bola hasil sundulan Messi sukses diterima Luis Suarez yang tidak dikawal ketat. Suarez kemudian menggiring bola sampai kotak penalti Bayern. Sambil dibayangi Jerome Boateng dan Bernat, Suarez mengirimkan bola kepada Neymar yang tidak terkawal. Dari sudut sempit, Neymar kembali menaklukkan Manuel Neuer melalui sepakan kaki kanan.

Dalam posisi tertinggal, Bayern Muenchen mampu menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Di antaranya melalui Robert Lewandowski, Thomas Muller, dan Bastian Schweinsteiger. Peluang-peluang mereka mentah oleh sejumlah penyelamatan gemilang Ter Stegen.

Peluang terbaik hadir pada menit ke-40. Tendangan Lewandowski di dalam kotak penalti sempat ditepis Ter Stegen, namun bola tetap bergulir pelan ke arah gawang. Ter Stegen kemudian menyapu bola dengan tangannya di atas garis gawang. Berdasarkan tayangan ulang, sedikit bagian bola sempat melewati garis gawang.

Memasuki babak kedua, Bayern Muenchen semakin intens melancarkan serangan. Para pemain Barcelona pun lebih sibuk bertahan daripada menyerang. Strategi ini membuahkan hasil setelah Robert Lewandowski mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada menit ke-59.

Tiga sentuhan dibutuhkan Lewandowski untuk mengubah umpan Bastian Schweinsteiger menjadi gol. Menerima bola di depan kotak penalti, Lewandowski dibayangi Javier Mascherano.

Lewandowski menggeser bola ke kiri, lalu ke kanan. Mascherano mengikuti setiap gerakan bola. Pada sentuhan terakhir, Lewandowski melepaskan tendangan kaki kanan melengkung ke gawang. Penjaga gawang Marc Andre ter Stegen terdiam menyaksikan bola  hasil tendangan Lewandowski. Mascherano yang kecewa gagal mencegah Lewandowski memukul tanah.

Bayern membalikkan kedudukan menjadi 3-2 melalui gol Thomas Muller padamenit ke-74. Gol Muller tercipta setelah memanfaatkan sodoran bola pendek dari Bastian Schweinsteiger. Mendapat ruang tembak, Muller menuntaskan umpan Schweinsteiger dari luar kotak penalti. Tendangan Muller melengkung setinggi pinggang ke gawang Barcelona. Marc Andre ter Stegen tidak mampu menjangkau bola.

Meski kalah, Barcelona tetap berhak melaju ke babak final di Berlin, Jerman. Skuat asuhan Luis Enrique unggul agregat 5-3 atas Bayern Muenchen. Ini menjadi penampilan Barcelona yang kedelapan di babak final Liga Champions. Dari tujuh penampilan sebelumnya, Barcelona meraih gelar juara (1992, 2006, 2009, dan 2011).  (Tribunnews.com/Deodatus Pradipto)

%d bloggers like this: