My Kampung Pura Bojonggede, Bogor

dedicated to our village

Jebakan Batman

IIM, gadis yang sudah 2 tahun lulus dari sekolah menengah kejuruan (SMK), kembali gagal saat melakukan wawancara kerja. Dengan langkah lunglai, ia berjalan menyusuri jalanan Ibu Kota yang semrawut untuk naik taksi ke rumah.Saat dalam taksi, sang sopir yang dari tadi memperhatikan menegurnya, “Tetap semangat, Mbak! Perkenalkan nama saya Bejo, Mbak.”

Iim agak merasa terhibur dengan ungkapan pemberian semangat dari sang sopir. “Terima kasih, Bang! Saya Iim, dan hari ini saya sedih banget karena untuk yang kesepuluh kalinya dalam sebulan ini gagal dalam tes wawancara kerja,” ujarnya terus terang.

Bejo agak tersanjung karena ditanggapi. “Iya sih, Mbak! Kita harus pinter-pinter ngejawab tes wawancara seperti itu, karena sering jebakan batman ada di pertanyaan wawancara itu lho!”

“Maksudnya gimana, Bang?” Iim agak heran.

Bejo mulai keluar rasa sok pinternya, “Pertanyaan menjebak contohnya gini deh. ‘Emak saya mempunyai 5 anak! Anak ke-1 sampai ke-4 masing-masing diberi nama AL, IL, UL, EL. Nah pertanyaannya, anak ke-5 namanya siapa?'”

“Saya coba menebak ya, Bang! Anak ke-5 itu pasti namanya OL, kan?” kata Iim setelah rada lama berpikir keras.

“Naaah, pasti deh rata-rata orang menjawab seperti yang dikatakan Mbak tadi! Itulah contoh pertanyaan jebakan batman, Mbak!” ujar si Bejo.

“Jadi jawabannya apa dong, Bang?” tanya Iim yang tambah kebingungan.

“Jawabannya kan sebenernya udah disebutin waktu saya memperkenalkan diri, Mbak! Anak ke-5 Ibu saya, Bejo! Hehehe,” ujar Bejo tertawa senang.

Iim mengangguk-angguk mengerti dengan apa yang disebut pertanyaan dengan jebakan batmannya.

Setelah membayar dan berterima kasih, Iim turun dari taksi. Di rumah, ia menceritakan kegagalannya kali ini kepada ayahnya: “Ayah! Waktu wawancara ternyata harus bisa menyiasati pertanyaan-pertanyaan yang penuh dengan jebakan batman lho! Iim kan gagalnya selalu di jebakan batman itu!”

“Ya iyalah. Dari dulu juga rumusnya gitu kok!” kata Ayah si Iim santai.

“Coba ayah jawab pertanyaan ini. “Emak saya mempunyai 5 anak! Anak ke-1 sampai ke-4 masing-masing diberi nama AL, IL, UL, EL. Nah anak ke-5 namanya siapa?” tanya Iim.

Setelah berpikir sebentar dan dengan tersenyum ayahnya menjawab, “Jawabannya ya pasti si Iim! Itu sih pertanyaan biasa!” ujar ayah si Iim.

“Naaah, pasti orang ngejawab seperti yang dibilang Ayah tadi! Anak ke-5 Emak saya itu adalah Bejo, sopir taksi yang tadi Iim naiki, Ayah! Ayah sok tau sih!” kata Iim sambil pergi. SA

Sumber: Berita Kota

No comments yet»

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: