My Kampung Pura Bojonggede, Bogor

dedicated to our village

Venezuela-Kolombia Mau Rujuk

Foto:Ist/Warta KotaPRESIDEN Kolombia Juan Manuel Santos dan Presiden Venezuela Hugo Chavez dijadwalkan bertemu pada Selasa (10/8) di Bogota, Kolombia, untuk membahas percekcokan diplomatik negara mereka.

Menteri Luar Negeri Kolombia Maria Angela Holguin, Ahad (8/8) waktu setempat mengumumkan hal tersebut setelah melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Venezuela Nicolas Maduro, yang mengikuti upacara pelantikan Santos.

Sebelumnya, Chavez memutuskan hubungan diplomatik dengan Kolombia pada 22 Juli, satu pekan setelah pendahulu Santos, Alvaro Uribe, menuduh Venezuela menampung sebanyak 1.500 pemberontak sayap-kiri Kolombia di wilayahnya. Namun tuduhan ini dibantah keras oleh Chavez.

Santos dilantik pada Sabtu, dan segera menawarkan pembicaraan dengan Chavez, dengan harapan dapat memperbaiki hubungan.

Chavez, yang mengirim Menteri Luar Negerinya Nicolas Maduro ke upacara pelantikan Santos, menjawab bahwa dia bersedia “mengubah halaman baru” dan bekerja sama dengan presiden baru tersebut. Ditambahkannya, kalau Santos tak dapat mengunjungi Venezuela, maka dia bersedia pergi ke Kolombia.

“Kami mengadakan dialog langsung dan terbuka, dan kedua negara kami bertujuan memulihkan hubungan dalam kerangka kerja transparansi,” kata Holguin seperti dilansir Warta Kota.

Chavez, yang berhaluan kiri, dan Uribe –yang konservatif– juga terlibat pertengkaran diplomatik pada penghujung tahun lalu, setelah Kolombia menandatangani kesepakatan pangkalan militer dengan Amerika Serikat.

Chavez menyebut kesepakatan itu merusak kestabilan wilayah tersebut dan memutuskan hubungan diplomatik dengan Bogota.

Kolombia adalah sekutu utama Amerika Serikat di wilayah itu, dan Chavez –sejak ia memangku jabatan pada 1999– telah menjadi “duri dalam daging” bagi kedua pihak tersebut.

Ia seringkali mengecam apa yang disebutnya Kekaisaran AS.

Santos menjadi menteri pertahanan di bawah Uribe dari 2006-2009 dan menjadi alat dalam penindasan Uribe atas FARC dan gerilyawan lain sayap kiri di Kolombia.

No comments yet»

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: