My Kampung Pura Bojonggede, Bogor

dedicated to our village

Puluhan Bocah Semangat Ikut Sunatan Massal

Foto:Warta Kota/Anastasia C PingkanIVAN menangis kencang tanpa henti. “Pulang…pulang..” katanya di sela lengkingan tangisnya. Sebelah tangannya dipukul-pukulkan ke ibunya, sementara yang sebelah lagi memegangi kain sarung yang terangkat tinggi-tinggi, sehingga (maaf) burung mungilnya terlihat jelas.

Jangan menyangka Ivan sedang ikut-ikutan melakukan pornoaksi, seperti yang belakangan ini sedang ramai dibicarakan seturut kelakuan beberapa artis. Boro-boro mau pornoaksi biar populer, bocah usia 5 tahun ini justru sedang kesakitan karena habis disunat.

Dia adalah peserta Sunatan Massal di Jegeerrr! Ensikla Warta Kota, Sabtu (24/7). Bersama 14 orang anak dari RW 08 Kelurahan Durikosambi, Kecamatan cengkareng, Jakarta Barat. Mereka datang pagi-pagi dengan gembira, membayangkan akan disunat, lalu akan dapat banyak duit hadiah karena berani melakoni proses menuju dewasa itu.

“Tadi pagi dia bangun jam 05.00 terus nyuruh cepetan jalan, minta disunat,” kata sang ibu yang menjadi sasaran kemarahan sang bocah seperti dilansir Warta Kota.

Bukan hanya Ivan yang kesakitan. Para bocah kecil lainnya pun menangis karena tak kuat menahan cekit-cekit di kemaluannya. Bocah yang usianya lebih besar berusaha tabah, dan hanya meringis-meringis menahan sakit.

“Tadi sunatnya sih nggak sakit, tapi sekarang sakit,” kata Ijal, yang tinggal satu RW dengan Ivan.

“Sekarang obat biusnya sudah habis jadi sakit,” kata Suprapto, orang yang mengajak anak-anak itu ke Jegeerrr! Ensikla.

Sebanyak 60 anak mengikuti sunatan massal Jegeerrr! Ensikla pada hari ini. Menurut ketua panitia sunatan massal, Eva Latifah, target peserta adalah anak-anak panti asuhan dan anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Gelaran ini dilakukan bekerja sama dengan Yayasan Paramadina, yang menggunakan metode sunat laser. Metode ini membuat proses penyembuhan sunat lebih cepat. Para anak-anak yang tadi pagi menangis, sore harinya sudah tenang dan sudah beraktivitas seperti biasa.

No comments yet»

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: